
Rokan Hilir|Jurnalindependent.com- Kesadaran masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi salah satu langkah penting dalam upaya mencegah penyebaran penyakit malaria. Melalui penerapan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan, risiko berkembangnya nyamuk penyebab malaria dapat diminimalisir.
Malaria merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi parasit. Penyakit ini masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah, terutama daerah Kabupaten Rokan Hilir yang memiliki lingkungan dengan genangan air, semak belukar, dan sanitasi yang kurang baik.
Melalui Kepala Tim P2PPL Dinkes Rokan Hilir mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain membersihkan saluran air, menguras dan menutup tempat penampungan air, menimbun genangan air, membersihkan semak-semak di sekitar rumah, serta menjaga kebersihan pekarangan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menggunakan kelambu saat tidur, memasang kawat kasa pada ventilasi rumah, memakai pakaian yang dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk, serta menggunakan obat anti nyamuk sebagai langkah pencegahan tambahan.
“Penerapan PHBS bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, kita dapat memutus rantai penularan malaria serta berbagai penyakit lainnya,” ujar nya
Ada pun Poin-Poin Penting PHBS yang Perlu Diketahui Masyarakat yaitu
Untuk mendukung pencegahan malaria dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, berikut beberapa perilaku hidup bersih dan sehat yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah beraktivitas.
2. Menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
3. Menggunakan jamban sehat dan menjaga kebersihannya.
4. Memberantas sarang nyamuk dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.
5. Menjaga kebersihan lingkungan rumah dan tidak membuang sampah sembarangan.
6. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
7. Melakukan aktivitas fisik secara teratur agar tubuh tetap sehat dan bugar.
8. Tidak merokok di dalam rumah demi menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.
9. Menggunakan kelambu atau obat anti nyamuk terutama di daerah yang berisiko malaria.
10. Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, dan lemas yang diduga mengarah pada malaria.
Program PHBS tidak hanya bertujuan mencegah malaria, tetapi juga berbagai penyakit menular lainnya seperti demam berdarah, diare, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit berbasis lingkungan lainnya. Oleh karena itu, penerapan PHBS harus menjadi budaya yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu, keluarga, dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas kesehatan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya PHBS sebagai upaya preventif terhadap berbagai penyakit. Dukungan serta partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari malaria.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, diharapkan angka kasus malaria dapat terus ditekan sehingga terwujud masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Redaksi.




