Puskesmas Bagansiapiapi Laksanakan Fogging untuk Cegah Penyebaran DBD di Bagan Jawa Pesisir

banner 468x60

 

Jurnalindependent.com-Bagansiapiapi- Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Bagansiapiapi melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di wilayah Kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir, Kecamatan Bangko. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurangi penyebaran nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama DBD.

Kepala Puskesmas Bagansiapiapi, Romi, menyampaikan bahwa fogging merupakan salah satu solusi dalam menekan angka kasus DBD di tengah masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan DBD juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Fogging ini merupakan langkah untuk mengurangi penyebaran nyamuk penyebab DBD. Namun yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan bebas dari sarang nyamuk,” ujar Romi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih melalui gerakan 3M, yaitu:

Menguras, membersihkan dan menguras tempat penampungan air secara rutin seperti bak mandi, ember, serta penampungan air kulkas agar terbebas dari jentik nyamuk.

Menutup, menutup rapat seluruh wadah penampungan air seperti drum, kendi, dan toren air agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak.

Mendaur ulang atau memanfaatkan barang bekas, dengan mengubur, mendaur ulang, atau membuang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat penampungan air hujan dan sarang nyamuk.

Menurutnya, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri di lingkungan rumah menjadi langkah paling efektif dalam mencegah meningkatnya kasus DBD.

Kegiatan fogging yang dilaksanakan di Kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari ancaman penyakit DBD.

Puskesmas Bagansiapiapi juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam tinggi, nyeri otot, maupun tanda-tanda DBD lainnya.

 

Editor : Redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *