BAGANSIAPIAPI (JIC)- Untuk bisa masuk dan menimba ilmu di SMP Negeri 1 Bangko, setiap tahunnya ratusan masyarakat rela berjam jam mengantri untuk mendaftar. Bukan tanpa alasan. Sekolah ini kerap menorehkan prestasi. Baik ditingkat kabupaten maupun nasional. Akademik maupun non akademik. Apalagi kegiatan ekstrakurikulernya, seperti drumband Gita Spansa yang sudah meraih puluhan gelar juara se pulau Sumatera.
Hal inilah yang membuat sekolah yang di pimpin oleh Sudarmiatun MPd ini cukup unggul dibandingkan sekolah lainnya.
Disamping itu, fasilitas untuk proses belajar mengajar di sekolah ini cukup lengkap. Mulai dari gedung yang cukup megah serta ruang belajar yang nyaman.
Namun, prestasi prestasi yang harusnya mampu membuat harum nama sekolah ini kerap tercoreng ketika proses penerimaan murid baru dimulai.
Seperti sudah menjadi tradisi, proses tersebut kerap menimbulkan kontroversi. Jumlah pendaftar berkali lipat dari jumlah kuota yang akan diterima. Seleksi ketat pun akhirnya dilakukan pihak sekolah.
Sayangnya, seleksi tersebut dinilai sarat akan tipu muslihat. Hampir setiap tahun, protes dan tudingan miring kerap di layangkan kepada Sudarmiatun selaku kepala sekolah. Orang tua siswa yang anaknya tidak lulus seleksi administrasi, menuding Sudarmiatun selaku kepala sekolah sudah berlaku curang hingga tudingan praktik “masuk belakang”.
A (38) mengaku sangat kecewa saat melihat nama anaknya tak ada dalam daftar siswa yang lulus seleksi.
“Anak saya sudah memenuhi syarat administrasi, karena masuk melalui jalur mutasi. Syarat utamanya adalah surat pindah tugas dari instansi, semua nya sudah lengkap tapi kenapa anak kami tidak lulus? Ini sistem seleksinya seperti apa?,” Ungkapnya kecewa, Jumat (3/7)
Seperti diketahui, Sistem Penerimaan Murid Baru ( SPMB) tahun 2026 menyediakan empat jalur diantaranya domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi.
Hingga berita ini diterbitkan, kepala SMP Negeri 1 Bangko Sudarmiatun masih belum bisa dihubungi. Pesan singkat yang dikirim Jurnalindependent.com ke nomor WhatsApp miliknya masih belum terkirim dan hanya ceklis 1.





